|
BINTEK KEUANGAN DINAS PENDIDIKAN |
|
Ditulis Oleh disdiksmg
|
|
Tuesday, 07 April 2009 |
|
Senin 6 April 2009 bertempat di Ruang Serbaguna SMK 7 Semarang, Dinas pendidikan Kota Semarang menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Keuangan dengan peserta dari UPTD Kecamatan se Kota Semarang. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Drs. Agustinus Subagyo yang menyampaikan bahwa selama ini Dinas Pendidikan selalu disoroti perihal penggunaan anggarannya, dikarenakan besarnya jumlah anggaran SKPD Dinas Pendidikan dan luasnya cakupan penggunaan anggaran tersebut selama satu tahun. Oleh karena itu dengan diselenggarakannya Bintek Keuangan kepada UPTD kecamatan ini dimaksudkan untuk dapat menyamakan persepsi penyusunan laporan keuangan dan mengantisipasi masalah yang timbul, sehingga penyusunan laporan keuangan dapat berjalan dengan baik. Bintek Keuangan ini direncanakan dilaksanakan sampai dengan tanggal 8 April 2009 dengan materi antara lain penyusunan SPP dan SP2D, penyusunan laporan pembukuan dan penyusunan SPJ pada format program aplikasi sistem informasi SPP/SP2D 2009 dan sistem informasi akuntansi (SIA) 2009 dengan pembicara dari unsur DPKAD, Bagian PDE dan Subag Keuangan Dinas Pendidikan. |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 09 April 2009 )
|
|
|
PEMBIAYAAN PENDIDIKAN DARI BOS dan PENDAMPING BOS (BPP/BPPP) |
|
Ditulis Oleh disdiksmg
|
|
Sunday, 05 April 2009 |
|
Dana pendamping BOS di Kota Semarang - Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) : untuk SD dan SMP swasta - Biaya Pendamping Penyelenggaraan Pendidikan (BPPP) : untuk SD dan SMP negeri Secara umum Program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu. | Sekolah Negeri (SD dan SMP) | Sekolah Swasta (SD dan SMP) | | Menggratiskan seluruh siswa miskin | Menggratiskan seluruh siswa miskin | | Menggratiskan seluruh siswa SD negeri dan SMP negeri terhadap biaya operasi sekolah | Meringankan beban biaya operasi sekolah bagi siswa di sekolah swasta | | Sekolah negeri kategori RSBI dan SBI diperbolehkan memungut dana dari orang tua siswa yang mampu dengan persetujuan Komite Sekolah. | Pemda wajib mengendalikan pungutan biaya operasional di SD dan SMP swasta sehingga siswa miskin bebas dari pungutan tersebut | | Pemda wajib memenuhi kekurangan biaya operasional dari APBD bila BOS dari Depdiknas belum mencukupi. | Tidak ada pungutan berlebihan kepada siswa mampu | | Semua sekolah negeri wajib menerima dana BOS. Bila sekolah tersebut menolak BOS maka sekolah dilarang memungut biaya dari peserta didik, orang tua atau wali peserta didik | Sekolah Penerima BOS Semua sekolah swasta yang telah memiliki ijin operasional | | Biaya investasi menjadi tanggungjawab Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah | Biaya investasi bisa mendapatkan bantuan dari Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah | | Biaya personal (sepatu, tas, seragam, dll) menjadi tanggungan peserta didik. | Biaya personal (sepatu, tas, seragam, dll) menjadi tanggungan peserta didik. | | menyanksi pihak yang melanggarnya. | menyanksi pihak yang melanggarnya. | Kebutuhan Biaya Pendidikan (PP 19/2005) Pembiayaan pendidikan terdiri atas biaya investasi, biaya operasi, dan biaya personal. Pendidikan Gratis Dikdas (SD dan SMP) Tidak memungkinkan karena pendidikan membutuhkan penyediaan sumberdaya keuangan yang diperlukan dalam penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan, jadi dipastikan membutuhkan biaya. Sekolah Gratis Dikdas pada SD dan SMP Negeri bermakna bahwa peserta didik dan orang tua atau wali peserta didik tidak membayar biaya pendidikan yang dibutuhkan sekolah karena disediakan oleh pemerintah, yang dimaksud sekolah gratis adalah peserta didik bisa sekolah tanpa kewajiban membayar apa pun baik untuk biaya investasi maupun biaya operasi sekolah. Dana BOS dan Pendamping BOS (BPP/BPPP) | | BOS | BPP/BPPP | Jumlah | | Per Thn/siswa | Per bln/siswa | Per Bln/siswa | Per Bln/siswa | Per Thn/siswa | Per Bln/siswa | | SD | Rp400.000 | Rp33.333 | Rp156.000 | Rp13.000 | Rp556.000 | Rp46.333 | | SMP | Rp575.000 | Rp47.917 | | | Rp977.000 | Rp81.417 | |
|
Pemutakhiran Terakhir ( Thursday, 09 April 2009 )
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
SEMINAR NASIONAL “Kesiapan SMK untuk menghadapi persaingan global” |
|
Ditulis Oleh disdiksmg
|
|
Saturday, 04 April 2009 |
Hari Rabu tanggal 01 April 2009 kemarin, Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah, Dinas Pendidikan Kota Semarang – Drs. Bunyamin, M.Pd. berkenan hadir dan membuka acara Seminar Nasional mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang. Seminar dilaksanakan di kampus SMK Negeri 7 (STM Pembangunan) Semarang. Acara diselenggarakan oleh Keluarga Alumni STM Pembangunan (SMK Negeri 7) Semarang (KAMISETEMBANG) bekerja sama dengan SMK Negeri 7 Semarang. Hadir sebagai pembicara pada acara tersebut : Ir. Bagiono Joko Sumbogo (SEA MOLEC – Jakarta), DR. Syarif Suhartadi, M.Pd., MM (Universitas Negeri Malang), Ir. Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, SE, M.Si., MMP (Direktur PT Pratama Jaringan Nusantara Jakarta), dan Ir. Stefanus Kuswiyono Roeslan, M.Si. (Stephan Institute Jakarta). Adapun materi yang disajikan adalah : Menyiapkan Calon Alumni terjun ke dunia nyata, Model Pendidikan SMK 2015 : (Sebuah Tinjauan Strategi Pembelajaran), meningkatkan Keunggulan Individu Meraih Sukses Kari dan Kehidupan, dan Pembentukan Mind Set. Para peserta seminar yang terdiri dari kalangan guru, pegawai di lingkungan pendidikan, maupun industriawan yang peduli pendidikan sangat memperhatikan dengan antusias. Bahkan ketika diadakan sesi tanya jawab, hampir tidak disia-siakan kesempatan tersebut. Di sela-sela acara disampaikan door prize kepada peserta dari salah satu industri pendukung kegiatan. Beberapa industri yang sangat perhatian pada dunia pendidikan dan berkenan memberikan dukungan atas terselenggaranya acara tersebut antara lain PT Bakrie Telecom, CV Bunga Mentari, OTO-WAN, dan Coca-Cola Bottling Indonesia.
|
|
Pemutakhiran Terakhir ( Sunday, 05 April 2009 )
|
|
|
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 67 - 77 dari 144 |